UIN Madura Raih Bantuan Kemenag RI 2026 untuk Tiga Proposal Publikasi Ilmiah dan Pengabdian Masyarakat
- Diposting Oleh Admin Web LPPM
- Minggu, 20 September 2026
- Dilihat 12 Kali
Pamekasan-Civitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Madura kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Tiga proposal usulan UIN Madura resmi ditetapkan sebagai penerima Bantuan Publikasi Ilmiah dan Bantuan Pengabdian kepada Masyarakat dari Kementerian Agama (Kemenag) RI Tahun Anggaran 2026, dengan total pendanaan mencapai Rp150 juta.
Keputusan tersebut tertuang dalam Pengumuman Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI Nomor B-456/DJ.I/Dt.I.III/HM.00/09/2026 tertanggal 3 September 2026. Penetapan dilakukan setelah para peserta melalui tahapan seleksi ketat berupa peninjauan substansi dan seminar proposal.
Kelolosan Kompetitif di Dua Klaster Strategis
Ketiga proposal UIN Madura berhasil menembus dua kategori persaingan nasional yang sangat ketat:
1. Klaster Bantuan Pendampingan Kualitas Jurnal Internasional Bereputasi
(Nasional hanya menetapkan 5 perguruan tinggi penerima)
Judul Proposal: Pendampingan Peningkatan Kualitas Jurnal Sinta 3 & 2 di Jawa Timur Menuju Scopus dan WoS
Ketua Tim: Try Subakti
Nominal Bantuan: Rp50.000.000
Fokus Program: Mendampingi dan meningkatkan kualitas pengurusan jurnal terakreditasi Sinta 2 dan 3 di Jawa Timur agar siap menembus indeksasi internasional bereputasi seperti Scopus dan Web of Science (WoS). Program ini sekaligus memperkuat kontribusi UIN Madura dalam perluasan rekognisi akademik global.
2. Klaster Bantuan Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Ekoteologi, Energi Terbarukan, Kebencanaan dan/atau Kesehatan Masyarakat
(Nasional hanya menetapkan 10 penerima)
Proposal 1 (Peringkat ke-3 Nasional):
Judul: Penguatan Literasi Bahasa Arab untuk Edukasi Air Bersih bagi Masyarakat Desa
Kering di Madura
Ketua Tim: Nurul Hadi
Anggota Tim: Umar Bukhory dan Habibur Rahman
Nominal Bantuan: Rp50.000.000
Fokus Program: Mengintegrasikan kepakaran bahasa Arab dengan solusi konkret atas
persoalan krisis air bersih pada wilayah desa kering di Madura melalui pendekatan
keilmuan yang kontekstual.
Proposal 2 (Peringkat ke-9 Nasional):
Judul: Pemberdayaan Santri Melalui Strategi Smart-green Pesantren Berbasis Kurikulum Ekoteologi dan Pedagogi Cinta untuk Mitigasi Limbah serta Penyakit Kulit di IBS PKMKK
Ketua Tim: Heni Listiana
Anggota Tim: Dr. Moch. Cholid Wardi, M.H.I.
Nominal Bantuan: Rp50.000.000
Fokus Program: Mengembangkan pesantren sebagai ekosistem pendidikan yang peduli keberlanjutan lingkungan dan kesehatan. Pendekatan smart-green, kurikulum ekoteologi, serta pedagogi cinta diterapkan untuk mengedukasi santri dalam pengelolaan limbah dan penanganan masalah kesehatan kulit.
Apresiasi Rektor: Berorientasi pada Dampak Nyata
Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para dosen dan tim yang telah bersaing hingga tingkat nasional. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan ini membuktikan semakin kuatnya kapasitas akademik universitas dalam menjawab tantangan zaman.
Namun demikian, Rektor mengingatkan bahwa perolehan dana hibah bukanlah tujuan akhir.
"Pendanaan ini harus ditransformasikan menjadi dampak nyata. Untuk program jurnal, kita berharap ada peningkatan kualitas yang konkret menuju indeksasi internasional. Sedangkan program pengabdian harus benar-benar menghadirkan ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan masalah masyarakat di bidang lingkungan dan kesehatan. Inilah esensi Tridarma Perguruan Tinggi yang harus terus kita perkuat," tegas Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd.
Beliau juga menambahkan bahwa isu air bersih, ekoteologi, pengelolaan limbah, dan kesehatan sangat sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan (sustainable development), di mana perguruan tinggi bertanggung jawab menghubungkan ilmu pengetahuan dengan persoalan riil masyarakat.
Melalui capaian ini, UIN Madura tidak hanya memperluas peran dalam internasionalisasi jurnal dan publikasi ilmiah, tetapi juga menghadirkan model pengabdian masyarakat berbasis keilmuan Islam yang adaptif dan bernilai manfaat luas.