Matangkan Seleksi Jatim Melaju 2026, Delapan Proposal UIN Madura Lolos Nominasi
- Diposting Oleh Admin Web LPPM
- Senin, 13 April 2026
- Dilihat 8 Kali
Surabaya – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus mempersiapkan tahapan seleksi program Jatim Melaju 2026 guna mempercepat pengembangan riset kolaboratif untuk pembangunan berkelanjutan di Jawa Timur yang melibatkan 15 PTN seluruh jawa timur. Dalam rapat persiapan yang digelar pada 9 April 2026, dipaparkan rekapitulasi proposal yang akan melaju ke tahap seleksi berikutnya. Usulan tersebut berasal dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam konsorsium riset, baik sebagai institusi host maupun mitra.
Salah satu capaian yang menonjol datang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Madura. Sebanyak delapan proposal dari kampus tersebut berhasil masuk nominasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi lanjutan.
“Masuknya delapan proposal dari UIN Madura ini menunjukkan bahwa partisipasi perguruan tinggi dalam riset kolaboratif semakin meningkat dan merata,” ujar Erie Hariyanto Ketua LPPM UIN Madura.
Selain rekapitulasi usulan, forum juga membahas sebaran topik penelitian yang diajukan. Topik-topik tersebut dinilai telah mencerminkan kebutuhan strategis pembangunan daerah, mulai dari inovasi teknologi hingga penguatan sektor berkelanjutan. “Kami berharap proses seleksi ini mampu menghasilkan riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat Jawa Timur.
Rapat juga menyoroti jadwal penting pelaksanaan program serta draf kriteria penilaian proposal, termasuk aspek administratif yang menjadi tahap awal seleksi sebelum penilaian substansi dilakukan. Melalui program Jatim Melaju 2026, menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi lintas perguruan tinggi. Semangat “Strengthening Collaboration for Global Impact” diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi yang berdaya saing global namun tetap berakar pada kebutuhan lokal. Program ini diyakini akan menjadi salah satu motor penggerak utama dalam menghadirkan solusi berbasis riset untuk pembangunan Jawa Timur yang berkelanjutan.