Kapus Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UIN Madura Hadiri FGD KKN Kolaborasi Nusantara Persemakmuran Eks IAIN Sunan Ampel di Ngebel Ponorogo
- Diposting Oleh Admin Web LPPM
- Jumat, 12 Juni 2026
- Dilihat 40 Kali
Ponorogo – Kapus pengabdian kepada masyarakat (LPPM) UIN Madura bersama tim, yaitu Robiatul Adawiyah dan Sri Nurma Ningsih, menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Sosial Mapping KKN Kolaborasi Nusantara Persemakmuran Eks IAIN Sunan Ampel Tahun 2026 yang berlangsung pada 3–5 Juni 2026 di Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti oleh sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang tergabung dalam Persemakmuran Eks IAIN Sunan Ampel. Beberapa perguruan tinggi yang hadir antara lain UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember, UIN Syekh Wasil Kediri, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Mataram, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, serta UIN Madura.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Nusantara Tahun 2026, sekaligus memetakan potensi dan permasalahan masyarakat yang akan menjadi lokasi pengabdian mahasiswa.
Memasuki hari kedua, seluruh peserta turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan kegiatan sosial mapping di sejumlah desa di Kecamatan Ngebel. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran awal mengenai kondisi sosial, ekonomi, budaya, serta potensi dan tantangan yang dihadapi masyarakat setempat sebagai dasar penyusunan program KKN yang tepat sasaran.
Dari hasil pemetaan awal, ditemukan bahwa salah satu isu yang cukup menonjol di wilayah tersebut adalah tingginya jumlah masyarakat yang bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Kondisi ini menjadi perhatian bersama karena memiliki dampak sosial dan ekonomi yang cukup signifikan terhadap kehidupan masyarakat desa.
Oleh karena itu, pemberdayaan keluarga PMI dan penguatan kapasitas masyarakat menjadi salah satu fokus yang diusulkan dalam pelaksanaan KKN Kolaborasi Nusantara tahun 2026. Program-program yang dirancang nantinya diharapkan mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, memperkuat kemandirian ekonomi keluarga, serta mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki desa.
Kapus pengabdian dan penelitian kepada masyarakat LPPM UIN Madura menyampaikan bahwa keikutsertaan UIN Madura dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam mendukung pengabdian masyarakat yang kolaboratif dan berdampak nyata. Melalui sinergi antar-PTKIN, diharapkan program KKN Kolaborasi Nusantara dapat menghasilkan inovasi dan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi pengabdian.
Kegiatan FGD dan sosial mapping ini menjadi langkah awal yang penting dalam mempersiapkan pelaksanaan KKN Kolaborasi Nusantara Persemakmuran Eks IAIN Sunan Ampel Tahun 2026, sehingga program yang akan dijalankan nantinya benar-benar berbasis pada kebutuhan riil masyarakat dan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD). Dalam forum tersebut, para peserta membahas berbagai aspek teknis dan strategis pelaksanaan KKN, mulai dari konsep program, tema pengabdian, hingga model kolaborasi antarperguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat.