UIN Madura Ajukan 12 Proposal PUSAT PkM dan Publikasi Litapdimas Satker DIKTIS
- Diposting Oleh Admin Web LPPM
- Minggu, 26 April 2026
- Dilihat 22 Kali
Universitas Islam Negeri (UIN) Madura terus menunjukkan komitmennya dalam penguatan riset, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Bantuan Litapdimas Kementerian Agama RI. Pada tahun ini, UIN Madura mengajukan sebanyak 12 proposal dalam skema PUSAT (BOPTN).
Rinciannya, 1 proposal diajukan untuk Bantuan Pendampingan Kualitas Jurnal Internasional Bereputasi. Selain itu, 2 proposal masuk dalam kategori Pengabdian Masyarakat Berbasis Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang berfokus pada ekonomi umat, pangan, produk, dan wisata halal. Sebanyak 4 proposal lainnya diajukan dalam kategori Pengabdian Masyarakat Berbasis Lembaga Pendidikan, Keagamaan, Kemasyarakatan, dan Moderasi Beragama. Sementara itu, kategori Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Ekoteologi, Energi Terbarukan, Kebencanaan, dan Kesehatan Masyarakat menjadi yang terbanyak dengan 5 proposal.
Ketua LPPM UIN Madura, Erie Hariyanto, menyampaikan bahwa proses ini merupakan tahap ketiga dalam rangkaian seleksi bantuan Riset Litapdimas. Pada tahap sebelumnya, sebanyak 9 tim riset dari UIN Madura berhasil bersaing menjadi nominee dalam tahapan presentasi proposal yang dilaksanakan pada 21–23 April 2025 lalu. “Ini merupakan tahap ketiga. Sebelumnya ada 9 tim yang masuk sebagai nominee dan mengikuti tahapan presentasi proposal, semoga semua lolos” ungkap Erie.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pada tahapan seleksi Penelitian satuan kerja (satker) UIN Madura, dari total 45 pengusul, terdapat 30 judul penelitian yang dinyatakan layak untuk didanai pada tahun 2026. Capaian ini menunjukkan tingginya kualitas proposal yang diajukan oleh sivitas akademika UIN Madura serta memperkuat posisi kampus dalam kompetisi nasional program Litapdimas Kementerian Agama RI. Melalui program ini, UIN Madura diharapkan dapat terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas publikasi internasional, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
![]() |
