Alamat

Kantor LPPM, Gedung Rektorat Lt. 3

Telp./WA

08989700500

Email

lppm@uinmadura.ac.id

Perkuat Semangat Kolaborasi, Lima Mahasiswa UIN Madura Berpartisipasi dalam KKN Nusantara IV 2026 di Banten.

  • Diposting Oleh Admin Web LPPM
  • Minggu, 19 Juli 2026
  • Dilihat 80 Kali
Bagikan ke

Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia kembali menyelenggarakan KKN Nusantara VI Perguruan Tinggi Keagamaan Se-Indonesia Tahun 2026. Menteri Agama (Menag) KH. Nasaruddin Umar membuka Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara VI Perguruan Tinggi Keagamaan Se-Indonesia 2026 di Auditorium Gedung Rektorat UIN SMH Banten, pada Rabu, 15 Juli 2026.

KKN Nusantara VI mengusung tema "Merawat Ekoteologi, Menjaga Tradisi: Meneguhkan Iman, Melestarikan Alam". KKN Nusantara ke-enam ini mendapuk UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten sebagai tuan rumah menggantikan UIN Madura. Rangkaian acara dibuka secara resmi oleh Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar, di Auditorium Gedung Rektorat UIN SMH Banten, pada Rabu, 15 Juli 2026. Sebanyak 240 mahasiswa delegasi dari 42 Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) se-Indonesia turut serta dalam program nasional tersebut.

UIN Madura mengirimkan lima mahasiswa terbaiknya yaitu, Rista Irawati dari fakultas Ushuluddin dan Dakwah prodi IQT, Fera Rahmawati Fakultas Tarbiyah Prodi Matematika, Ubaidillah Rahim Fakultas Ekonomi Bisnis Syariah Prodi Akuntasi Syariah, Arinal Haq Fauziyah Fakultas Tarbiyah Prodi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, Afin Suhayat Fakultas Syariah Prodi Hukum Tatanegara.

Dalam Sambutannya Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar menjelaskan kawasan pelaksanaan KKN Nusantara VI di sekitar daerah Suku Baduy sebagai laboratorium kehidupan yang relevan untuk pembelajaran bagi mahasiswa di dalam membangun semangat toleransi keagamaan dan memupuk jiwa mencintai alam. Beliau berharap dengan mengikuti KKN Nusantara di kawasan tersebut, mahasiswa peserta KKN menjadi generasi ilmuwan-intelektual (`alim) yang tidak menyalah-nyalahkan orang lain tetapi menjadi cendekia (`arif) bijaksana dengan mencontoh karakter dakwah Rasulullah. Serta menteri agama berpesan agara mahasiswa ISTIQOMAH (khlas, Sabar, Tawakkal, Qanaah, Amanah, Muhasabah, Adil, Haya').

Menurut Rektor UIN SMH Banten, Prof. Dr. H. Muhammad Ishom, M.A. Mengungkapkan Pemilihan wilayah Kabupaten Lebak, khususnya kawasan masyarakat Baduy, memiliki nilai strategis karena kawasan ini masih mempertahankan nilai-nilai pelestarian alam dan tradisi yang didasarkan pada ajaran kepercayaan. Banten memang identik sebagai daerah "Seribu Kiai, Seribu Pesantren" tetapi juga menjadi rumah yang ramah bagi penganut kepercayaan Sunda Wiwitan yang memegang teguh norma ekologi tradisional dan ajaran teologi leluhur local.

Kasubdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Diktis Kemenag RI, Nur Kafid menegaskan bahwa KKN Nusantara VI harus menghasilkan luaran akademik dan sosial yang terukur yang harus disampaikan dalam ekspose di akhir kegiatan KKN nanti. Nur Kafid menargetkan adanya rekam jejak pengabdian berupa artikel jurnal ilmiah, policy brief yang bisa direkomendasikan kepada pemerintah daerah, serta modul-modul pemberdayaan masyarakat yang adaptif. Ia menegaskan, hasil KKN Nusantara di Banten harus terdokumentasi dalam bentuk output yang nyata agar model penerapan tema ekoteologi di Banten bisa menjadi purwarupa yang dapat direplikasi oleh perguruan tinggi lain di masa mendatang. Selama 40 hari masa KKN, para mahasiswa mengemban tugas melakukan ziarah ekologis, rihlah teologis, penghayatan kearifan alam Baduy, dan menebarkan benih harmoni keragaman yang indah di Nusantara.