LPPM UIN Madura Gelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan KKN 2026
- Diposting Oleh Admin Web LPPM
- Senin, 4 Mei 2026
- Dilihat 9 Kali
Pamekasan – Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (Kapus PKM) LPPM UIN Madura, Dr. Agik Nur Efendi, menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 pada 30 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan dimulai pukul 11.00 WIB.
Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh panitia pelaksana KKN, dosen pembimbing lapangan (DPL), serta berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan KKN 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar pelaksana sekaligus mematangkan berbagai persiapan teknis sebelum mahasiswa diterjunkan ke lokasi pengabdian.
Dalam arahannya, Dr. Agik Nur Efendi menekankan bahwa KKN merupakan bagian penting dari implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang matang agar pelaksanaan KKN berjalan optimal dan memberikan dampak nyata.
“Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi serta memastikan kesiapan seluruh tim dalam menyukseskan KKN 2026. Kita ingin kegiatan ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan kontribusi yang signifikan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dr. Agik Nur Efendi menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN tahun 2026 mengusung beberapa skema yang dirancang untuk memperluas pengalaman mahasiswa serta memperkuat kolaborasi antar perguruan tinggi. Ia menegaskan pentingnya kesiapan teknis dan koordinasi yang solid agar setiap program berjalan optimal.
Adapun empat skema KKN yang akan dilaksanakan pada tahun 2026, yaitu KKN Kolaboratif antar perguruan tinggi dengan jumlah peserta sebanyak 50 mahasiswa, KKN Kolaboratif Persemakmuran dengan kuota 10 mahasiswa yang akan dilaksanakan di UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, KKN Kolaboratif Nusantara dengan kuota 5 mahasiswa yang akan dilaksanakan di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, serta KKN Reguler berbasis fakultas.
Selain membahas skema pelaksanaan, rapat juga mengulas berbagai aspek teknis seperti mekanisme seleksi dan penempatan mahasiswa, penyusunan program kerja berbasis kebutuhan masyarakat, sistem pelaporan, hingga monitoring dan evaluasi kegiatan di lapangan.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari peserta rapat, terutama terkait tantangan pelaksanaan KKN di era digital serta strategi inovatif dalam meningkatkan kualitas program pengabdian mahasiswa.
Dengan dilaksanakannya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan KKN 2026 UIN Madura dapat berjalan dengan baik dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat serta pengembangan potensi daerah.