Alamat

Kantor LPPM, Gedung Rektorat Lt. 3

Telp./WA

08989700500

Email

lppm@uinmadura.ac.id

Perkuat Tradisi Akademik, Dua Dekan UIN Madura Raih Hibah Penelitian Litapdimas Kemenag RI 2026

  • Diposting Oleh Admin Web LPPM
  • Selasa, 4 Agustus 2026
  • Dilihat 15 Kali
Bagikan ke

Pamekasan Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Madura. Dua dekan UIN Madura berhasil terpilih sebagai penerima Bantuan Penelitian Litapdimas Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026, pada dua skema penelitian bergengsi dengan total pendanaan mencapai Rp175.000.000.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen UIN Madura dalam memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta memperluas kontribusi akademik di tingkat nasional maupun internasional. Program bantuan penelitian Litapdimas merupakan salah satu instrumen strategis Kementerian Agama RI dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi berbasis keislaman yang berdampak bagi masyarakat.

Pada skema Bantuan Penelitian Pengembangan Kolaborasi Internasional, Muhammad Taufiq, Ph.D. berhasil memperoleh pendanaan sebesar Rp100.000.000 melalui penelitian berjudul "Fatwa Authorities and Public Policy: Dynamics of Response and Compliance With Environmental Protection in Indonesia, Morocco, and Spain."

Penelitian tersebut mengkaji dinamika hubungan antara otoritas fatwa dan kebijakan publik dalam mendorong kepatuhan masyarakat terhadap perlindungan lingkungan di tiga negara, yakni Indonesia, Maroko, dan Spanyol. Melalui kolaborasi internasional, riset ini diharapkan mampu memberikan perspektif komparatif mengenai peran institusi keagamaan dalam menjawab isu-isu lingkungan global sekaligus memperkuat jejaring akademik lintas negara.

Sementara itu, pada skema Bantuan Penelitian Pengembangan Kajian Keislaman, Dr. Ah. Fawaid, M.A. memperoleh pendanaan sebesar Rp75.000.000 untuk penelitian berjudul "Interkoneksi Sains Modern dalam Kurikulum Pembelajaran Tafsir di Ma'had Aly: Upaya Pengembangan Khazanah Turats di Era Digital."

Penelitian ini berfokus pada pengembangan kurikulum pembelajaran tafsir di Ma'had Aly melalui integrasi sains modern dengan khazanah turats. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan model pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan akar tradisi keilmuan Islam.

Keberhasilan dua dekan UIN Madura tersebut menjadi capaian strategis yang semakin memperkuat posisi universitas sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang aktif menghasilkan riset berkualitas dan berdaya saing. Selain meningkatkan reputasi institusi, keberhasilan ini juga diharapkan mampu mendorong dosen dan peneliti lainnya untuk terus menghasilkan penelitian yang inovatif, kolaboratif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Madura, Prof. Dr. Erie Hariyanto, M.H., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari komitmen para dosen dalam membangun tradisi akademik yang unggul sekaligus memperkuat budaya riset di lingkungan UIN Madura.

"Capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika UIN Madura untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, memperluas kolaborasi, serta menghasilkan karya ilmiah yang mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan masyarakat, baik pada tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.

Dengan diraihnya dua hibah penelitian tersebut, UIN Madura semakin menegaskan komitmennya untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam pengembangan riset, inovasi, dan kolaborasi akademik sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan kemajuan peradaban Islam di era global.