Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 324 322551

Email

lp2m@iainmadura.ac.id

LPPM UIN Madura Jalin Koordinasi Riset dan Pengabdian dengan BAPPERIDA Kabupaten Pamekasan

  • Diposting Oleh Admin Web LPPM
  • Kamis, 5 Maret 2026
  • Dilihat 54 Kali
Bagikan ke

Pamekasan – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Madura melakukan kunjungan dan koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Kabupaten Pamekasan (BAPPERIDA), Selasa (3/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai 1 BAPPERIDA Kabupaten Pamekasan ini bertujuan memperkuat sinergi antara program riset dan pengabdian perguruan tinggi dengan program prioritas pembangunan daerah.

Rombongan LPPM UIN Madura dipimpin oleh Ketua LPPM, Prof. Dr. Erie Hariyanto, M.H. didampingi Sekretaris LPPM Moch. Cholid Wardi, Kepala Pusat Publikasi, Inovasi, dan Pemeringkatan Eko Ariwidodo, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Agik Nur Efendi, serta Kasubag LPPM Muhammad Habibullah. Rombongan disambut langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala BAPPERIDA Kabupaten Pamekasan, Dodid Kirnadi HM.

Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 10.30 WIB tersebut dimanfaatkan sebagai forum silaturahmi sekaligus diskusi strategis mengenai peluang kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat yang selaras dengan agenda pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua LPPM UIN Madura, Prof. Erie Hariyanto, menegaskan komitmen perguruan tinggi untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“LPPM UIN Madura berkomitmen untuk bisa berdampak bagi Kabupaten Pamekasan. Melalui riset dan pengabdian masyarakat, kami ingin menghadirkan solusi akademik terhadap berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi daerah,” ujarnya.

Diskusi antara kedua pihak menyoroti pentingnya mapping prioritas pembangunan daerah yang memiliki irisan dengan kepakaran akademik di UIN Madura. Beberapa isu strategis yang dibahas antara lain pengelolaan air minum, pengelolaan sampah, penyediaan sistem air limbah, hingga persoalan sosial seperti anak putus sekolah.

Selain itu, konsep ekopesantren juga menjadi salah satu tema yang dibicarakan sebagai pendekatan inovatif dalam pengelolaan lingkungan berbasis komunitas pesantren yang banyak berkembang di Madura.

Dalam pemaparannya, pihak UIN Madura menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki bekal pendekatan sosiokultural dan religius yang kuat dalam mendampingi program pembangunan daerah, sejalan dengan karakter masyarakat Madura yang kental dengan nilai-nilai keagamaan. Pendekatan ini menjadi kekuatan dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.

 

Selain itu, UIN Madura juga memiliki berbagai kepakaran multidisipliner yang dapat mendukung penyusunan kebijakan berbasis riset (evidence-based policy), termasuk melalui penyusunan kajian akademik, policy brief, serta pendampingan inovasi daerah. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan berbasis pengetahuan. Melalui sinergi ini, hasil riset diharapkan tidak hanya berhenti pada publikasi akademik, tetapi juga dapat diimplementasikan secara nyata dalam kebijakan dan program pembangunan daerah.

Ke depan, kedua pihak berkomitmen untuk memperkuat kerja sama melalui berbagai program riset kolaboratif, pengabdian masyarakat, serta penyusunan rekomendasi kebijakan yang mendukung terwujudnya pembangunan Kabupaten Pamekasan yang lebih inovatif, hebat, dan berkelanjutan.