Perkuat Komitmen Kampus Inklusif, UIN Madura Ikuti Konsolidasi Nasional PSGA PTKI di Cirebon
- Diposting Oleh Admin Web LPPM
- Sabtu, 4 Juli 2026
- Dilihat 36 Kali
Cirebon – Universitas Islam Negeri (UIN) Madura berpartisipasi dalam Forum Konsolidasi Nasional Kerja-Kerja Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-Indonesia yang berlangsung di Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon pada 30 Juni–3 Juli 2026.
Dalam forum nasional tersebut, UIN Madura diwakili oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Madura Bapak Prof Erie Hariyanto, MH. Kegiatan tersebut Mengusung tema "Strengthening Gender Justice, Inclusion, and Violence-Free Campuses within the Islamic Higher Education Ecosystem", kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat komitmen PTKI dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi Islam yang berkeadilan gender, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag., serta dihadiri Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Prof. Dr. Phil. H. Sahiron, M.A. Dalam sambutannya, Dirjen Pendidikan Islam menegaskan bahwa penguatan keadilan gender dan kampus bebas kekerasan sejalan dengan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diinisiasi Menteri Agama Republik Indonesia sebagai fondasi membangun lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan berkeadilan.
Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh peserta menandatangani Pakta Integritas Anti Kekerasan sebagai simbol keseriusan PTKI dalam membangun budaya akademik yang menghormati martabat setiap individu. Semangat tersebut turut diperkuat oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Prof. H. Arskal Salim, yang mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan perguruan tinggi Islam sebagai ruang belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari diskriminasi.
Forum ini juga dirangkaikan dengan Musyawarah Nasional PSGA PTKI ke-III yang membahas penguatan kelembagaan PSGA, peningkatan kolaborasi antarlembaga, serta penyusunan strategi pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan PTKI. Agenda tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara LPPM dan PSGA di seluruh Indonesia dalam menghadirkan praktik-praktik baik untuk mewujudkan kampus yang setara, aman, dan inklusif.
Keikutsertaan UIN Madura dalam forum nasional ini menjadi wujud komitmen institusi untuk terus memperkuat peran PSGA di bawah koordinasi LPPM, sekaligus memperluas jejaring kolaborasi dengan PTKI se-Indonesia dalam mendukung terwujudnya pendidikan tinggi Islam yang humanis, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan.