13 Mahasiswa UIN Madura Ikuti KKN Kolaboratif Mitra BPS melalui Sensus Ekonomi 2026
- Diposting Oleh Admin Web LPPM
- Rabu, 5 Agustus 2026
- Dilihat 31 Kali
Pamekasan – Sebanyak 13 mahasiswa semester VI UIN Madura mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Mitra Badan Pusat Statistik (BPS) melalui keterlibatan sebagai petugas Sensus Ekonomi 2026. Program ini merupakan implementasi kebijakan Merdeka Belajar yang memberikan pengakuan akademik terhadap pengalaman belajar mahasiswa melalui konversi kegiatan survei lapangan menjadi KKN.
Proses pelaksanaan program diawali dengan rekrutmen calon surveyor melalui Pojok Statistik UIN Madura yang dibuka pada 7–8 Mei 2026. Mahasiswa yang lolos tahap awal kemudian mendaftarkan diri sebagai Calon Mitra Tambahan BPS Kabupaten Pamekasan pada 9–11 Mei 2026.
Selanjutnya, para calon surveyor mengikuti proses seleksi yang diselenggarakan oleh BPS Kabupaten Pamekasan pada 15–21 Mei 2026. Mahasiswa yang dinyatakan lulus memperoleh kesempatan menjadi Mitra BPS dan mengikuti pelatihan petugas survey yang dilaksanakan pada 2–10 Juni 2026 sebagai bekal sebelum bertugas di lapangan.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 di wilayah kerja yang telah ditetapkan oleh BPS Kabupaten Pamekasan. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa bertugas melakukan pendataan lapangan untuk memperoleh data ekonomi masyarakat yang akurat, valid, dan berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan serta perencanaan ekonomi daerah maupun nasional.
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman profesional sebagai petugas survei, tetapi juga mengembangkan kompetensi di bidang pengumpulan data, komunikasi dengan masyarakat, serta penerapan etika kerja di lapangan. Kehadiran mahasiswa sebagai Mitra BPS sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026, khususnya di Kabupaten Pamekasan.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Madura, Prof. Dr. H. Erie Hariyanto, M.H., menjelaskan bahwa KKN Kolaboratif Mitra BPS merupakan salah satu implementasi kebijakan Merdeka Belajar yang membuka ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh rekognisi akademik melalui pengalaman belajar di luar kampus.
KKN Kolaboratif Mitra BPS merupakan tindak lanjut implementasi program Merdeka Belajar. Melalui skema ini, kegiatan mahasiswa sebagai petugas survei dapat dikonversi menjadi KKN sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman profesional sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam penyediaan data statistik yang dibutuhkan untuk pembangunan," ujar Prof. Dr. H. Erie Hariyanto, M.H.
LPPM UIN Madura berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan Badan Pusat Statistik dapat terus berlanjut pada berbagai kegiatan statistik di masa mendatang. Setelah pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berakhir, mahasiswa diharapkan tetap memperoleh kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan serupa bersama BPS maupun lembaga lainnya.
Selain itu, LPPM UIN Madura juga berharap semakin banyak institusi pemerintah maupun perusahaan yang membuka peluang kerja sama dalam bentuk konversi kegiatan Merdeka Belajar. Dengan demikian, mahasiswa memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memperoleh pengalaman belajar berbasis praktik sekaligus menghasilkan luaran akademik yang diakui sebagai bagian dari proses pembelajaran di perguruan tinggi.
Program KKN Kolaboratif Mitra BPS menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara UIN Madura dan Badan Pusat Statistik dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus berkontribusi terhadap penyediaan data statistik yang akurat untuk pembangunan Indonesia.