Ekspos dan Penutupan KKN Kolaboratif Antarperguruan Tinggi 2026, Teguhkan Semangat Bersinergi, Berkolaborasi, Berdampak
- Diposting Oleh Admin Web LPPM
- Rabu, 26 Agustus 2026
- Dilihat 171 Kali
Pamekasan, 23 Agustus 2026 — Rangkaian KKN Kolaboratif Antarperguruan Tinggi Tahun 2026 resmi ditutup melalui kegiatan Ekspos dan Penutupan KKN Kolaboratif Antarperguruan Tinggi Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Minggu (23/8/2026) di Aula Lantai 4 Gedung Rektorat UIN Madura. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh mahasiswa peserta KKN Kolaboratif, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta perwakilan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dari perguruan tinggi mitra.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan LPPM UIN Sunan Ampel Surabaya, yakni M. Pasca Zakky Muhajir Ridlwan, S.H., M.Kn. dan Dhanang Tri Setyawan; Dr. Marchel Putra Garfansa, S.P., M.P. dari Universitas Islam Madura; serta Masykur Arif, M.Hum. dari Universitas Annuqayah. Dari UIN Madura, kegiatan dihadiri Moch. Cholid Wardi, M.H.I. selaku Sekretaris LPPM, Dr. Agik Nur Efendi, M.Pd. selaku Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat, beserta jajaran staf LPPM UIN Madura.
Kegiatan ekspos menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mempresentasikan berbagai capaian selama menjalankan KKN di lokasi pengabdian. Delapan tim atau posko KKN secara bergantian memaparkan program-program terbaik yang telah dilaksanakan selama masa pengabdian. Paparan tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus menunjukkan berbagai inovasi, kolaborasi, dan dampak yang dihasilkan mahasiswa bersama masyarakat.
Setiap posko menyajikan program unggulannya dengan karakteristik dan pendekatan yang beragam. Tidak hanya memaparkan kegiatan yang telah dilakukan, mahasiswa juga menyampaikan capaian, keterlibatan masyarakat, serta potensi keberlanjutan program. Hal tersebut menunjukkan bahwa KKN tidak sekadar menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi wahana membangun kolaborasi dan kontribusi nyata bersama masyarakat.
“Kegiatan ekspos ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan bahwa proses pengabdian yang dilakukan selama KKN menghasilkan berbagai pengalaman, inovasi, dan pembelajaran yang penting. Kolaborasi antarmahasiswa, perguruan tinggi, DPL, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan program yang berdampak,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Setelah sesi ekspos, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian apresiasi KKN Kolaboratif Award 2026. Sebanyak 10 kategori penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap berbagai capaian dan kontribusi selama pelaksanaan KKN, yaitu Program Kerja Terbaik, Video Dokumentasi KKN Terbaik, Dokumentasi/Fotografi KKN Terbaik, Posko Terbaik, Program Berkelanjutan Terbaik, Karya/Produk KKN Terbaik, Media Sosial KKN Terbaik, Tim/Posko Paling Kolaboratif, Mahasiswa Inspiratif, dan DPL Terbaik.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian penutupan karena memberikan apresiasi terhadap kreativitas, inovasi, dedikasi, kolaborasi, dan kontribusi para mahasiswa serta DPL selama menjalankan KKN. Penghargaan juga diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan praktik pengabdian yang inovatif dan berkelanjutan.
Kegiatan Ekspos dan Penutupan KKN Kolaboratif Antarperguruan Tinggi Tahun 2026 kemudian secara resmi ditutup oleh Moch. Cholid Wardi, M.H.I. selaku Sekretaris LPPM UIN Madura. Penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian KKN Kolaboratif Tahun 2026 sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat keberlanjutan kerja sama pengabdian antara UIN Madura dan perguruan tinggi mitra.
“KKN Kolaboratif ini menjadi wadah bagi kita semua untuk mengeksplorasi berbagai potensi sekaligus membangun sinergi yang ada di tengah masyarakat Madura. Stigma atau pandangan yang selama ini berkembang tentang Madura di luar Madura bisa jadi berbeda ketika rekan-rekan mahasiswa benar-benar hidup dan berinteraksi bersama masyarakat selama 40 hari di desa. Pengalaman tersebut tentu memberikan pembelajaran yang sangat berharga, bahwa masyarakat Madura memiliki potensi, keramahan, dan kekuatan sosial yang dapat menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa,” ujar Moch. Cholid Wardi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan KKN Kolaboratif Antarperguruan Tinggi Tahun 2026.
“Atas nama LPPM UIN Madura, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh perguruan tinggi mitra, para DPL, mahasiswa, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan KKN Kolaboratif tahun ini. Kami juga memohon maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan, baik dalam koordinasi, pelayanan, maupun hal-hal lain yang belum berjalan sebagaimana mestinya. Semoga kolaborasi yang telah terbangun ini dapat terus dilanjutkan dan memberikan manfaat yang lebih luas,” tuturnya.
Melalui pelaksanaan KKN Kolaboratif 2026, sinergi antarperguruan tinggi tidak hanya menghasilkan berbagai program pengabdian di desa, tetapi juga membuka ruang pembelajaran lintas kampus, lintas daerah, dan lintas pengalaman bagi mahasiswa. Semangat “Bersinergi, Berkolaborasi, Berdampak” diharapkan terus menjadi landasan bagi pengembangan program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Madura.